Strategic Change and Transformation
Berfokus pada penyelarasan struktur dan budaya organisasi dengan visinya.
Workload Analysis Application by LPTUI
WORKEY merupakan sarana pendukung pelaksanaan kegiatan analisis beban kerja (workload analysis/WLA) yang dikembangkan untuk memfasilitasi proses pengumpulan, validasi, dan pengolahan data pekerjaan dalam rangka studi Analisis Beban Kerja yang dilaksanakan bersama LPTUI.
Pelajari Analisis Beban KerjaData pekerjaan yang terstruktur untuk mendukung studi Analisis Beban Kerja.
Seluruh data aktivitas, volume pekerjaan, frekuensi pelaksanaan, dan informasi pendukung lainnya dihimpun secara terstruktur sehingga menghasilkan data yang lebih akurat, konsisten, dan dapat dipertanggungjawabkan sebagai dasar analisis organisasi.
Tentang LPTUI
Lembaga Psikologi Terapan Universitas Indonesia (LPTUI) merupakan institusi layanan bagi masyarakat yang berbasis psikologi terapan dalam skala individu maupun kelompok. Sebagai mitra tepercaya dalam memberdayakan individu dan organisasi, LPTUI memberi dampak pada individu dan organisasi sejak 1970 dengan psikologi terapan.
Selama lebih dari lima dekade, LPTUI telah membantu organisasi sejak 1970, didukung oleh 500+ tenaga ahli dari seluruh Asia Pasifik dan telah melayani 1000+ klien perusahaan dari beragam industri, baik kementerian, lembaga negara, maupun korporasi terkemuka.
Keunggulan LPTUI berakar pada pendekatan yang client-centric, ekosistem layanan terintegrasi yang komprehensif, penggunaan alat berbasis data, serta status terakreditasi "A" sebagai Lembaga Penyelenggara Penilaian Kompetensi. Seluruh layanan ditopang oleh tenaga ahli yang andal serta berpengalaman dan komitmen pada kebaruan dan inovasi dalam teknik pengukuran serta alat tes/alat ukur psikologis.
Konsultansi Organisasi
Dalam ranah organisasi, LPTUI menghadirkan layanan Konsultansi Organisasi (Organizational Development) yang berfokus pada pemberian konsultansi dan partnership bagi organisasi yang sedang dalam proses pengembangan sistem dan manajemen sumber daya manusianya. Yang membedakan pendekatan LPTUI adalah perhatiannya pada aspek psikologis: LPTUI selalu memperhatikan aspek psikologis dalam seluruh rekomendasi keorganisasian yang berakar pada manusia (people), proses (process), dan nilai (value).
Berfokus pada penyelarasan struktur dan budaya organisasi dengan visinya.
Fokus pada menyederhanakan proses dan struktur operasional.
Fokus pada meningkatkan pengembangan dan keterlibatan talenta.
Tentang WLA
Analisis beban kerja (workload analysis/WLA) adalah metode yang digunakan untuk mengukur dan mengevaluasi jumlah pekerjaan yang harus diselesaikan oleh suatu jabatan atau unit kerja dalam periode tertentu, serta menentukan kebutuhan sumber daya yang diperlukan untuk melaksanakan pekerjaan tersebut secara efektif dan efisien.
Analisis dilakukan dengan mengidentifikasi aktivitas kerja, volume pekerjaan, frekuensi pelaksanaan, waktu penyelesaian, dan kapasitas kerja yang tersedia sehingga diperoleh gambaran objektif mengenai tingkat pemanfaatan sumber daya manusia dalam organisasi.
Analisis Beban Kerja bertujuan untuk:
Mengapa Studi Ini Dilakukan?
Perubahan proses bisnis, perkembangan organisasi, dan tuntutan peningkatan kinerja memerlukan evaluasi berkala terhadap kecukupan sumber daya yang dimiliki organisasi. Melalui analisis beban kerja, organisasi memperoleh dasar yang objektif untuk memastikan bahwa jumlah personel, pembagian pekerjaan, dan struktur organisasi telah sesuai dengan kebutuhan operasional saat ini maupun pengembangan di masa mendatang.
Data yang berkualitas akan menghasilkan analisis yang lebih akurat dan rekomendasi yang lebih tepat bagi organisasi.
Peran Pengguna
Menginput aktivitas pekerjaan, volume kerja, frekuensi pelaksanaan, dan informasi pendukung lainnya sesuai kondisi pekerjaan aktual.
Melakukan pengolahan, analisis, dan interpretasi data sebagai dasar penyusunan hasil studi dan rekomendasi.
Keakuratan hasil analisis beban kerja sangat dipengaruhi oleh kualitas data yang diinput. Oleh karena itu, seluruh pengguna diharapkan mengisi data secara lengkap, objektif, dan sesuai kondisi pekerjaan yang sebenarnya.